Antologi Puisi Seikat Rasa dalam Kata

Melalui bahasa yang lembut namun tajam, para penulis mengajak pembaca menyelami makna di balik hal-hal kecil yang sering terlewat: sapu lidi di tangan seorang ibu, senyum yang terselip di antara lelah, atau kata-kata yang menenangkan di saat dunia terasa berat. Semua kisah itu dirangkai menjadi seikat rasa yang menghangatkan jiwa.

Sinopsis:

Buku Seikat Rasa dalam Kata adalah kumpulan puisi yang lahir dari hati—dari potongan kehidupan sehari-hari yang sederhana, namun menyimpan makna yang dalam. Setiap baitnya merekam pengalaman, perasaan, dan renungan penulis tentang cinta, perjuangan, kehilangan, serta kebijaksanaan hidup yang tumbuh di tengah keseharian.
Puisi “Kata Emak” menjadi salah satu potret yang kuat dalam antologi ini—menggambarkan keteguhan, cinta, dan kekuatan seorang ibu dalam menghadapi kehidupan dengan kesederhanaan yang penuh makna. Melalui simbol sapu lidi, tergambar bahwa kekuatan sejati sering kali muncul dari hal-hal yang tampak biasa.
Antologi ini tidak hanya mengajak pembaca untuk menikmati keindahan bahasa, tetapi juga untuk merenung dan menemukan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang sering terlupakan. Setiap puisi adalah jendela yang membuka pandangan baru tentang kehidupan, cinta, dan perjuangan.
Seikat Rasa dalam Kata adalah persembahan bagi siapa pun yang ingin berhenti sejenak, meresapi makna di antara kata-kata, dan menemukan kekuatan dari kesederhanaan. Sebuah perjalanan rasa yang akan mengingatkan kita, bahwa keindahan sejati sering kali bersembunyi dalam hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *